Jakarta – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pensiunan akan menerima tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 pada tahun 2024. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menandatangani akta resmi Nomor 14 Tahun 2024 tentang pemberian Pensiun ke-13 (THR). gaji di negara bagian. Lamaran, Pensiunan, Penerima Pensiun dan Penerima Cek 2024. PP Nomor 14 Tahun 2024 ditandatangani Presiden Jokowi pada 13 Maret 2024 dan diumumkan pada hari yang sama oleh Menteri Negara Pratikno.

Pemerintah memberikan PNS, pensiunan, pensiunan, dan penerima manfaat spaceman x5000 sebagai pengakuan atas jasa yang diberikan kepada negara dan gaji THR negara di negara tahun 2024 dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan negara. Lembaga negara yang dimaksud antara lain adalah Pegawai Negeri Sipil dan Kepegawaian Negara (CPNS), Pegawai Negeri Sipil dengan Kontrak Jasa (PPPK), Prajurit TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara.

Lembaga negara tersebut juga meliputi wakil menteri, pejabat khusus di kementerian/lembaga, lembaga pengawas antikorupsi, pejabat dan anggota dewan perwakilan rakyat daerah, serta hakim ad hoc. Selain itu, pegawai dan anggota lembaga swadaya masyarakat tersebut juga meliputi Presiden/Direktur atau dengan kata lain Presiden/Wakil Presiden, Sekretaris, dan anggota.

Saat ini, pensiunan tersebut antara lain pensiunan PNS, purnawirawan prajurit TNI, purnawirawan anggota Polri, dan purnawirawan PNS. PP juga menyinggung soal anggaran THR dan gaji 13 bulan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk PNS, PPPK, Prajurit TNI, Polri, ASN, dan lembaga antirasuah.

Clearinghouse, direktur media publik, dan pegawai negeri sipil non-pegawai yang bekerja di perusahaan media publik mencakup gaji pokok, biaya keluarga, biaya pemeliharaan, tunjangan pasca atau gaji umum dan gaji berdasarkan pangkat, pekerjaan. dan status postingan. dan pengumuman.

Sedangkan THR pada bulan ke-13 anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) PNS di PPPK dengan gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan makan, pasca tukar atau merupakan penerimaan umum atas tambahan penghasilan maksimal.

pendapatan yang diterima. dalam satu bulan bagi instansi pemerintah daerah yang memberikan tambahan dana dengan memperhatikan kemampuan anggaran daerah dan berdasarkan peraturan perundang-undangan seperti tingkat, tingkat, tingkat dan tingkat. Saat ini, THR dan 13 gaji pensiunan dan pensiunan terdiri dari pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan makan, dan tunjangan lainnya.

Lalu bagaimana dengan THR dan gaji 13 bulan dari APBN untuk CPNS? Dalam PP pasal 7 disebutkan, THR dan gaji 13 bulanan yang dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) CPNS adalah sebesar 80 persen dari gaji normal PNS, pengeluaran keluarga, tunjangan makan, penghasilan umum. . kompensasi dan tunjangan menurut pangkat dan jabatan. , tingkat kondisi dan kelas kondisi.

Selain itu, gaji THR dan anggarannya yang ke-13 dari APBD untuk CPNS adalah sebesar 80 persen dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan makan, izin jabatan, atau gaji PNS. diterima dalam satu bulan bagi instansi pemerintah daerah yang menyediakan dana lain dengan memperhatikan kewenangan anggaran daerah dan berdasarkan peraturan perundang-undangan seperti tingkat, tingkat, tingkat atau tingkat.