Jakarta – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menyiapkan kuota 1.000 sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Sumatera Selatan.

“Kami menghimbau para UMKM untuk tidak melewatkan kesempatan ini dan segera slot spaceman melengkapi persyaratan pendaftaran sertifikasi halal melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel secara gratis. “Pemberian sertifikasi halal pada makanan dan minuman sangat penting, agar konsumen muslim terlindungi dari produk yang tidak halal,” kata Gubernur Sumsel Agus Fatoni, Sabtu (30/3/2024).

Fatoni mengatakan, sertifikasi halal menjadi salah satu faktor penting bagi para pengusaha yang memproduksi makanan dan minuman. Selain itu, Indonesia adalah kota terbesar kedua di dunia di 86,7% dari populasi Muslim.

Sementara itu, Sudatra Selatan, berdasarkan data pada tahun 2022, itu menunjukkan hingga 94,24% Muslim adalah Muslim. Menurutnya, dengan besarnya jumlah penduduk muslim di wilayah tersebut, wajar jika wilayah ini mendukung pengembangan ekonomi syariah, khususnya di bidang keuangan, fashion, gastronomi, pariwisata dan lain-lain.

Dalam upaya pengembangan ekonomi syariah, UMKM dan pihak-pihak yang terlibat di pesantren dapat menjadi katalis ekonomi kerakyatan berbasis syariah untuk mendukung terwujudnya sistem lingkungan yang bermanfaat. “Pemprov Sumsel mengapresiasi pendekatan, komitmen dan kerja baik Bank Indonesia dan Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah Daerah yang terus berupaya mengembangkan perekonomian dan keuangan syariah, namun pusatnya di Provinsi Sumsel.”