Bandung – Pemkab Bandung akan mempekerjakan 1.500 Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2024. Hal itu diungkapkan Bupati Bandung Dadang Supriatna. “Ada 1.500 penjualan ASN baru di Kabupaten Bandung yang akan dipekerjakan pada tahun 2024,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis, 14 Maret 2024.

Dadang mengatakan, jumlah calon rekrutan tersebut terbagi dalam dua kategori, yakni Pegawai Kontrak Pemerintah (PPPK) dan Pegawai Negeri Sipil (CPNS). “Yang memiliki 1.200 PPPK dan 300 CPNS,” jelas Dadang.

Dadang mengumumkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Republik Indonesia menyetujui kebutuhan mahjong ways 2 jumlah ASN yang dibutuhkan di Kabupaten Bandung untuk tahun pasokan 2024. “Akuisisi ASN merupakan undang-undang Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 yang diundangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Secara rinci, pelatihan ASN di Kabupaten Bandung pada tahun 2024 meliputi:

Guru PPPK : 800 pelajaran

Nakes PPPK: 200 pelatihan

Staf teknis PPPK: 200 kursus pelatihan

Petugas Medis CPNS: 150 kursus pelatihan

Teknisi CPNS: 150 sesi pelatihan

“Jumlah tersebut mendapat persetujuan Menteri PAN-RB agar Kabupaten Bandung bisa mendapatkan CPNS dan PPPK tahun 2024. Selain untuk memenuhi kebutuhan antar OPD berbasis ASN Kabupaten Bandung, rekrutmen ini akan segera berjalan karena akan ada 1.077 ASN yang memasuki usia pensiun pada tahun ini, ujarnya.

“Jumlah tenaga ASN Kabupaten Bandung berdasarkan kebutuhan antar OPD, khususnya mengenai kebutuhan tenaga medis, karena saat ini Kabupaten Bandung telah mendirikan 5 rumah sakit baru,” kata Dadang.

Diketahui, Bupati Bandung Dadang Supriatna menerima penghargaan sebagai pengurus yang disebut-sebut berupaya mendorong pentingnya ASN pada tahun 2024 sebagai prioritas nasional. Penghargaan tersebut disampaikan Kementerian PAN-RB dalam rapat perencanaan dukungan pemasaran ASN 2024 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2023). Selain Bupati Bandung, penghargaan yang sama juga diberikan kepada Kementerian ATR/BPN dan tiga kepala daerah lainnya yakni Kabupaten Banyuwangi, Kota Palembang, dan Aceh.

Alhamdulillah Pemkab Bandung kembali meraih penghargaan karena pemerintah daerah bekerja keras mendapatkan ASN, jelas Dadang. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya terkait perolehan ASN di Kabupaten Bandung,” ujarnya.